Sebelumnya beli Pakaian Lebaran, Yuk Detoks Almari Dahulu!

   Walau lebaran masihlah dua minggu lagi, beberapa orang-orang mungkin saja ada yang telah berencana beli pakaian baru untuk dipakai di hari raya. Beli pakaian baru mendekati lebaran telah seperti kebiasaan. Mereka menginginkan tampak lain serta menghadirkan situasi yang baru di Hari Kemenangan. Karenanya, banyak yang ikhlas menyisikan duit untuk beli pakaian baru, yang mungkin saja dapat kian lebih satu. Terlebih untuk kaum hawa, banyak diantara mereka yang cuma memakai baju mereka sekali-dua kali serta lalu tidak pernah lagi menggunakannya. Resikonya dari aktivitas beli pakaian ini yaitu menambahnya tumpukan pakaian di almari. Fitri Aulia, seseorang desainer baju hijab memiliki loabel Kivits merekomendasikan pada mereka yang mempunyai baju berlebihan di almari untuk lakukan detoksifikasi almari.

    “Saya suka tampak lain sehari-harinya. Namun, bukanlah bermakna gw mesti beli pakaian baru sehari-hari. Sebab, masihlah ada langkah untuk tampak lain, yaitu dengan menggabungkan (mix and match) baju baru dengan yang lama, ” kata Fitri. Kesempatan ini, ia akan sharing panduan bagaimana caranya detoks almari ala Fitria Aulia? Yuk, simak!

      Pertama. Tentukan pakaian sesuai sama keperluan Pisahkan baju jadi tiga grup yaitu baju yang sering Anda pakai sehari-hari, dipakai untuk acara spesifik, serta tidak sering dipakai. Pada step ini Fitria menerangkan kalau baju yang masihlah dapat disimpan di almari yaitu baju yang sering dipakai atau yang masihlah trendy baik jenis ataupun warnanya.

     Ke-2. Check keadaan pakaian   Sebelumnya disimpan, check dulu keadaan pakaian. Pakaian yang layak disimpan yaitu pakaian yang masihlah muat digunakan, tak ada rusaknya seperti robek atau berlubang, dsb. Untuk Anda yang berhijab, Fitria juga berikan pesan, baiknya janganlah segera mengambil keputusan untuk menyingkirikan baju luar (outer). “Karena dengan memperbanyak outer terlebih yang bermotif bakal mempermudah Anda dalam menggabungkan dress yang polos, ” tuturnya. Terkecuali trendy, check juga beberapa jenis bajunya, apakah basic atau tak. Baju basic yaitu baju yang dapat dipakai untuk periode waktu yang lama. Artinya, tak tergusur oleh perubahan fashion baru nanti. Contoh, t-shirt, rok, blazzer serta lain sebagainya.

     Ketiga. Atur penyimpanan dalam almari   Lalu, pisahkan juga tempat penyimpanannya. Baju yang dikhususkan untuk acara spesifik, baiknya digantung. Sedang untuk baju keseharian dilipat pada tempat yang tidak sama. Sudah pasti, ini sesuai dengan keadaan almari yang Anda punyai.

     Ke empat. Donasikan baju tidak terpakai Paling akhir, sediakan box atau kardus untuk menaruh baju yang tidak terpakai. Tetapi dengan catatan, keadaannya masihlah dapat dipakai. Ini semakin lebih berarti di hari raya. Sebab, Anda dapat sharing dengan orang yang memerlukan. Ya, daripada menumpuk buat sesak almari, tak ada kelirunya, apabila didonasikan untuk orang yang memerlukan. Dapet pahala juga lagi. Mudah-mudahan berguna!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s